Lima Pelajaran Kehidupan dari Kisah-Kisah Spongebob Squarepants

Deskripsi singkat: Ada lima pelajaran kehidupan yang sangat berharga dari kisah-kisah film dan series Spongebob Squarepants.

Lima Pelajaran Kehidupan dari Kisah-Kisah Spongebob Squarepants

Siapa yang menyangka bahwa ternyata kisah animasi Spongebob Squarepants sudah genap berusia 20 tahun pada bulan Mei tahun 2010 ini. Spongebob tidak hanya terkenal di Amerika Serikat saja, di mana filmnya diproduksi. Namun Spongebob juga sangat terkenal di Indonesia.

Lima Pelajaran Hidup dari Kisah-Kisah Spongebob

Sejak debutnya pada bulan Mei 1999 silam, cerita kehidupan makhluk bawah laut ini sudah menjadi budaya pop tersendiri yang sangat digandrungi para generasi millennial. Tapi nyatanya, Spongebob dan kawan-kawannya tak Cuma hadir untuk menghibur saja, namun juga mengajarkan banyak sekali pelajaran yang sangat berharga.

Dilansir dari CNN Indonesia, ada lima buah pelajaran yang dapat dipetik oleh para penonton dari kisah-kisah Spongebob Squarepants terlepas dari bahan meme lucunya.

  • Yakin pada Diri Sendiri

Pelajaran pertama dari kisah-kisah Spongebob Squarepants yang pertama adalah yakin pada bandar togel sgp dirinya sendiri. Sering sekali orang merasa ragu untuk melakukan hal yang mereka inginkan. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Spongebob. Sebagian besar kehidupannya diisi dengan kegiatan yang memang digemarinya.

Salah satuya adalah kegiatannya menjadi tukang masak di restoran Krusty Crab milik Tuan Crab. Ia hampir selalu memulai hari-harinya dengan semangat dan optimism. Ia siap menghadapi pekerjaannya. Bahkan saat pekerjaannya menumpuk banyak dan teman kerjanya tidak mau membantunya, ia tidak membiarkan ragu datang kepadanya.

Spongebob dimunculkan sebagai karakter yang sangat optimis dan yakin pada dirinya sendiri.

  • Selalu baik tanpa memandang bulu

Salah satu karakter Spongebob yang patut dicontoh adalah ia selalu baik pada siapa saja, berbuat baik pada siapapun tanpa memandang bulu. Meskipun Spongebob digambarkan sebagai karakter yang naif, ia sering melakukan banyak tingkah yang tidak jelas hanya untuk membantu orang lain. Tidak peduli apakah hal tersebut merugikan atau menguntungkannya, ia tetap menolong orang yang membutuhkan.

  • Kunci kesenangan adalah teman

Spongebob nyaris menganggap seluruh penduduk yang tinggal di Bikini Bottom adalah temannya. Bahkan Plankton yang selalu berusaha mencuri resep rahasia Krusty Crab pun ia anggap teman. Namun teman sejatinya adalah Patrick, bintang laut gemuk berwarna jambon yang kadang bodoh. Namun ia tetap setia menemani Patrick baik di kala senang dan susah.

Persahabatan antara Spongebob dan Patrick ini pasalnya menggambarkan bagaimana pertemanan itu seharusnya terjalin, seperti bisa tertawa Bersama. Bisa berpetualang Bersama, bisa saling mengandalkan dan bisa membuat kenangan Bersama-sama. Bagi Spongebob, teman adalah kunci kebahagiaan.

  • Mengakui kesalahan

    Pelajaran hidup lainnya adalah tidak ada pribadi yang sempurna, termasuk juga Spongebob. Seringkali ia berbuat kesalahan. Tapi walaupun tubuhnya tidak kekar, ia selalu berani untuk mengakui kesalahannya dan menerima segala konsekuensinya.

Ia tidak pernah ragu meminta maaf saat ia berbuat kesalahan. Maafnya memang tak langsung meredakan emosi pihak yang dirugikannya namun pada akhirnya, semua orang yang pasalnya merasa kecewa Cuma membutuhkan sebuah kejujuran dan permintaan maaf yang tulus.

  • Melihat hal positif dalam hidup

Hidup memang sering berjalan tidak mulus. Spongebob pun menyadari hal tersebut. Bahkan ia ada di tengah-tengah lingkungan penuh drama misalnya teman kantornya yang tukang mengeluh, bos yang medit sekali sampai dengan direpotkan oleh saingan bos yang licik sekali.

  • Tapi Spongebob selalu melihat sisi positif dari hidupnya yang dikelilingi oleh para orang negative itu. Ia tidak membiarkan yang ‘toxic’ ikut meracuni dirinya.