Siap Berlinang Air Mata Nonton Doraemon Movie: Stand By Me 2

Film Doraemon Move: Stand by Me yang pertama merupakan film yang paling laris sepanjang sejarah. Entah tua dan muda, hampir semua orang memiliki masa kecil bersama Doraemon. Kini Doraemon Movie: Stand by Me 2 pun hadir. Banyak yang merindukan sosok Doraemon kali ini, dan kisah Nobita pun semakin berbeda dari film film sebelumnya. Cerita Nobita di film kedua ini akan mampu mengurai air mata dan membuat penonton harus menyiapkan tisu supaya tidak basah ke pakaian. Stand by Me 2 adalah film yang berlinang air mata.

Nobita Kembali ke Masa Lampau

Film kedua Doraemon diadaptasi dari seri Nobita’s Grandma atau di dalam Bahasa Jepang berjudul Nobita no Obachan. Beberapa orang yang pernah menonton tentu pernah menonton serial yang dirilis tahun 1973. Beberapa adegan disesuaikan dengan masa ini dan siap untuk memberikan sinematografi yang memukau untuk penontonnya. Dapat dipastikan bahwa di dalam film kedua, ada beberapa premis yang berbeda dan membuat satu kejutan kecil yang menyenangkan untuk semua penonton link slot deposit pulsa tanpa potongan selama beberapa menit di dalam film.

Sebenarnya di dalam episode Nenek Nobita, pernah ada tayangannya dengan judul Obachan no Omoide di tahun 2000. Sama seperti series itu, film kedua Doraemon Movie: Stand by Me 2 menceritakan tentang Nobita yang tidak sengaja menemukan boneka teddy bear. Boneka tersebut adalah boneka kesayangannya ketika kecil karena merupakan pemberian nenek tersayang. Meskipun sudah rusak, Nobita tidak membuangnya karena justru sangat senang mengingat seorang nenek yang sudah tiada dan kini sangat dirindukan oleh dirinya.

Ide pun muncul, Nobita ingin datang ke masa lalu dan bertemu dengan nenek. Doraemon mengatakan ini tidak bisa dilakukan karena akan melanggar penggunaan mesin waktu. Dan hal yang mungkin akan mengecewakan, sang nenek tidak akan percaya bahwa ini adalah Nobita dari masa depan. Tetapi dasar Nobita, banyak sekali hal yang membuat dia akhirnya bertekad dan tidak mau mengalah terhadap Doraemon. Akhirnya Nobita pun berangkat dengan mesin waktu ke usia dirinya saat 3 tahun bersama dengan nenek.

Dialog Nobita dengan Nenek

Bayangkan, ketika penonton yang tidak punya nenek karena sudah meninggal lalu berkesempatan untuk menemuinya di masa lalu sebagai orang dewasa dan bisa berbincang dengan nenek tersayang, maka keharuan menyeliputi. Perlahan air matapun keluar dengan sendirinya. Sepertinya, adegan ini akan menjadi salah yang paling banyak menguras air mata. Dengan bertemu Nenek, Nobita pun tahu bagaimana dirinya sangat nakal di masa kecil tetapi neneknya memiliki kasih sayang berlimpah untuk dirinya.

Nenek yang entah bagaimana, percaya bahwa dirinya berbicara dengan Nobita dari masa depan. Neneknya pun berkata ingin melihat Nobita memakai pakaian sekolah, membawa tas dan belajar. Sayangnya hal itu tidak bisa dilakukan karena sang nenek meninggal sebelum Nobita masuk ke sekolah dasar. Penonton harus menyiapkan tisu cukup banyak karena adegan demi adegan sedih selalu hadir di beberapa babak film ini. Jika selesai film, maka tak heran jika mata penonton pun agak sedikit sembab dan bengkak.

Saat ini Doraemon Movie: Stand by Me 2 sudah beredar di bioskop dan bisa disaksikan langsung oleh pecinta doraemon di seluruh dunia. Jadwal rilis sesungguhnya adalah 7 Agustus 2020, namun karena adanya pandemi maka proses rilispun ditunda hingga Februari 2021. Kenangan masa kecil bersama Doraemon akan terobati dengan menonton film film berkualitas dan penuh harus semacam ini. Cerita Nobita dan Doraemon akan memberikan sensasi kangen masa lalu dan masa masa indah bersama dengan nenek.

Sinopsi Film Red Dot (2021)

Film dengan genre horror psikologis sudah banyak menjamur dan bisa dinikmati, salah satu tambahan di tahun 2021 adalah film Red Dot. Film ini adalah sebuah terror yang menimpa pasangan yang sebentar lagi akan menyambut kelahiran anaknya. Liburan yang direncanakan untuk bersenang senang dan menikmati suasana harus berubah dengan banyak terror yang membuat ketakutan sekaligus berusaha ingin menyelamatkan diri dari semua itu. Siapa dalang dibalik semua terror dan bidikan senapan sniper?

Alur Cerita Fil Red Dot

David dan Nadja adalah sepasang suami istri yang sebentar lagi akan mendapatkan buah hati. Untuk merayakan itu, mereka pun pergi berlibur ke sebuah tempat di Swedia. Saat itu musim dingin sehingga mereka memutuskan untuk pergi ke tempat wisata ski yang ternama. Konsep liburan dengan cara berkemah membuat mereka membawa banyak peralatan. Tujuan mereka adalah ingin berlibur dengan nuansa yang lebih erat dan lebih intim. Namun pasangan ini pun akhirnya sadar ada seorang pembunuh yang ingin menghabisi mereka.

Berawal dari sebuah titik merah bersumber dari laser yang digunakan di dalam senapa sniper, titik merah tersebut mengarah kepada tubuh mereka. Mereka tidak menyadari sama sekali namun pada akhirnya David percaya bahwa seseorang berusaha membunuh mereka. Tanpa berpikir panjang, David mengajak Nadja untuk melarikan diri ke hutan meskipun mereka tidak tahu bagaimana kondisi hutan dana pa yang ada di dalamnya. Padahal di dalam hutan banyak kejadian mengerikan yang siap mengejutkan mereka.

Film Red Dot sangat apik dalam hal sinematografi. Film ini berasal dari Swedia dan digarap oleh sutradara The Master Plan (2015). Alain Darborg memiliki kemampuan untuk bisa mengembangkan cerita lebih dalam, dan menohok. Beragam hal menegangkan disetting sedemikian rupa sehingga bisa masuk ke dalam alam bawah sadar penonton. Adegan mengagetkan pun banyak disisipkan. Latarnya sederhana, namun menghadirkan sosok psikopat yang siap membunuh David dan Nadja kapan saja.

Pemain dan Kru yang Terlibat

Sutradara profesional Alain Darborg tidak perlu diragukan lagi kehandalannya. Alain Darborg pun menjadi penulis untuk Red Dot bersama dengan Per Dickson. Kajian mendalam tentang film ini banyak dilakukan sebelum akhirnya dieksekusi menjadi sebuah film menawan tetapi menegangkan. Banyak film daftar slot via dana asal Swedia yang diracil oleh Alain Darborg seperti un plan Perfecto, ett skjul av furu tra, dan lain sebagainya. Semuanya memiliki genre yang membuat banyak penonton terheran heran bagaimana akhirnya bisa demikian.

Anastasios Saoulis didapuk menjadi David, dan Nadja menjadi Nana Blondell. Keduanya memiliki akting yang luar biasa untuk film ini. Proses syuting di tengah salju dan pendalaman karakter untuk David dan Nadja bisa memberikan sebuah persepsi bahwa ini benar benar terjadi kepada mereka. Dua sosok ini pun memiliki cara tersendiri untuk mengembangkan karakter dan menjadikan film terasa lebih menegangkan dibandingkan dengan film film yang lain dan dibandingkan dengan dilm horror psikologis lainnya.

Untuk bisa menyaksikan keseruan dan ketegangan di dalam film Red Dot, penonton bisa menyaksikan langsung di Netflx. Film ini sangat direkomendasikan dan masuk ke dalam tontonan wajib bersama dengan sahabat atau keluarga. Bukan hanya memberikan banyak adegan yang mengagetkan, tetapi juga ada kisah yang seru yang penuh dengan adegan adegan greget sekaligus menegangkan. Saksikan filmnya dan lihat, apakah David dan Nadja bisa selamat dari pembunuh yang mengejarnya?